Huaahh.. Di sebuah senja gerimis di deket kmpus institut tekanan batin (begitu mahasiswanya sendiri menyebutny), Seorang pemuda bersama dua temannya nongkrong. Kongkow-kongkow sekedar menghabiskan nostalgi. Sambil menabung ekspektasi pada proyek microzine yang masih amatir mereka rancang. Sang pemuda yang waktu itu nyalain rokok setelah menghabisi semangkuk mie ayam, ditegur salah satu temannya. Katakanlah namanya Dipa (jayana).
"Tau ngga sih, katanya filter rokok itu dari darah babi ya? Iya, itu juga katanya sih"
"O ya!?" Si pemuda sedikit malu, berusaha menampakkan sikap acuh. Doi ngga mau malah jadi debat panjang.
Tapi sebenarnya, pemuda ini sedikit takut ngedenger berita petir itu. Imannya ngga bisa bohong klo babi di islam udah pasti haram. Dan selama ini doi ngerokok, perutnya udah nimbun tiket neraka.
Akhirny kongkow2 dinyatakan bubar, dan ketiga sohib ini pulang ke rumah masing2. Setelah sampai rumah, si pemuda nyoba nanya sama mr. Google.
Dan duarr!!
Betapa terkezzudhnya si pemuda saat doi menemukan artikel tentang beban pikirannya tadi. Isinya kira2 begini:
once upon a time, seorang peneliti dari Sydney University Ausie, Simon Chapman melansir ke news.com (30 maret 2010, masih fresh nie) bahwa ada 158 bagian babi yang digunakan di industri dunia. Salah satunya, ya itu tadi, darah babi memang digunakan buat filter rokok (klo rokok kretek gak termasuk).
Isu ini ditemukan di salah satu merek rokok di Yunani. Yah, ini juga mungkin yang jadi jawaban, kenapa di kemasan rokok ngga pernah ad label komposisi bahan.
Folks, pemuda ini mungkin hanya salah seorang muslim diantara jutaaan lainnya yang mengkonsumsi rokok. Dan saya rasa, ketika disodorkan fakta seperti ini, doi belum tentu bisa langsung berhenti dari ketergantungan sama rokok. Tapi saya yakin, di setiap hati seorang muslim ada sebuah naluri keimanan yang nunjukin mereka, mana yang benar mana yang salah. Ketika kita mendapat sebuah input maka naluri kita tadi akan mensortir, hanya hal yang baik dan benar (menurut yang Maha Baik dan Maha Benar) yang kita terima. So folks, will we take the truth, even it emerge their risk?
Rabu, 14 April 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

bukan cuman filter rokok aja koq. ada begitu banyak barang hasil olahan babi dalam kehidupan harian qta tapi qt kyknya gag nyadar... mungkin salah satunya: bulu kuas yang suka di pake sama kita buat ngelukis atau mengoleskan telur atau mentega ke atas kue atau roti... itu kan bulu babi! Klo bulunya rontok dari gagang kuas terus kemakan sama kita, gimana y? heuheu. Dillema. sama dilemanya ketika makan kue yang ternyata jadi empuk dan harum karena pake rhum...heuheu hickhick.
BalasHapus