Ingin sekali lo ada disini Dok. Menemani gue di dalam bis ini. Di dinginny kota ini.
Dalam derak laju bis yang menggilas aspal basah gerimis, dua lampu kecil meremangkan punggung-punggung lelah para penumpang. Dan di jok kaku belakang ini, cuma tersisa setengah batang rokok dan King of Convenience yang nemenin gue.
Lo cukup diem dan berbagi rokok sama gue. Tidak usah ad tembok diksi yang membelit. Cukup silang asap yang mengepul buat kita saling menyelami.
Biarkan lampu rumah-rumah atau toko-toko sekilas memanjakan mata kita. Barangkali dalam klisenya kita bisa mafhum dengan kehampaan ini.
Ah, sedetik penggalan waktu ini rela Dok, gua tuker sama setahun umur gua.
Kamis, 16 September 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 comments:
Posting Komentar